Sebagian besar percobaan berhenti sebelum sampai ke layar. Ilustrasi.
Bila Anda mencoba cukup banyak pola pada data yang sama, sebagian pasti terlihat berhasil. Itu bukan tanda keahlian, melainkan sifat dasar angka. Karena itu, pertanyaan pertama pada setiap pengujian kami bukan seberapa bagus hasilnya, melainkan seberapa besar peluang hasil sebagus itu muncul tanpa sebab apa pun.
Untuk menjawabnya, kami menyusun pembanding buatan: urutan data diacak berulang kali dengan cara yang tetap menjaga sifat aslinya, lalu pengujian yang sama dijalankan pada data acak tersebut sepuluh ribu kali. Nilai tertinggi yang muncul dari data acak itulah yang menjadi ambang. Sebuah pola baru dianggap berarti jika melampaui ambang tersebut.
Ukuran yang lazim dipakai di banyak tulisan ternyata dilewati oleh delapan puluh lima persen dari percobaan kami. Artinya ukuran itu praktis tidak menyaring apa pun. Ambang hasil pengacakan kami berada jauh di atasnya, dan naik seiring bertambahnya jumlah pola yang dicoba.
Ambang kami dihitung ulang untuk setiap keluarga pengujian dan naik seiring bertambahnya percobaan.
Halaman buku kerja tim riset kami, salah satu dari ratusan catatan pengujian yang menjadi dasar angka di aplikasi.
Dari seratus dua puluh enam cara baca yang diuji, sebagian besar berhenti di tahap ini dan tidak pernah sampai ke aplikasi. Yang bertahan kemudian melewati tahap kedua: diamati kembali pada hari perdagangan yang benar-benar baru, di luar data yang dipakai saat menyusunnya. Selama tahap ini berlangsung, keadaan tersebut ditandai dalam pengujian di layar Anda.
Daftar yang tidak lolos adalah bagian paling dapat dipercaya dari sebuah riset.
Perbedaan antara alat yang menyaring dan alat yang tidak menyaring tidak terlihat pada hari yang baik. Perbedaannya terlihat pada bulan yang buruk, ketika pola yang sebenarnya hanya kebetulan berhenti bekerja. Penyaringan inilah yang membuat jumlah keadaan di aplikasi kami sedikit, dan itu memang disengaja.
Seluruh langkah mengikuti Metode TAPAK: aturan dikunci sebelum data dilihat, saham dengan transaksi tipis disingkirkan memakai ukuran dari hari-hari sebelumnya, dan setiap klaim diuji ulang secara acak sepuluh ribu kali. Pengerjaannya dilakukan tim riset kuantitatif kami bersama praktisi pasar modal berpengalaman lebih dari dua dekade.