S. Saham.click
Masuk Mulai BerlanggananBerlangganan
Kembali ke ruang riset
Metode pengujian

126 cara baca diuji. Inilah yang lolos ke layar Anda

Semakin banyak pola yang dicoba, semakin besar peluang menemukan pola yang tampak berhasil semata karena kebetulan. Halaman ini menjelaskan bagaimana kami menyaringnya, dan mengapa hanya sedikit yang bertahan.

Tim Riset Saham.click Diperbarui 8 September 2026 Bacaan 8 menit

Sebagian besar percobaan berhenti sebelum sampai ke layar. Ilustrasi.

Bila Anda mencoba cukup banyak pola pada data yang sama, sebagian pasti terlihat berhasil. Itu bukan tanda keahlian, melainkan sifat dasar angka. Karena itu, pertanyaan pertama pada setiap pengujian kami bukan seberapa bagus hasilnya, melainkan seberapa besar peluang hasil sebagus itu muncul tanpa sebab apa pun.

Untuk menjawabnya, kami menyusun pembanding buatan: urutan data diacak berulang kali dengan cara yang tetap menjaga sifat aslinya, lalu pengujian yang sama dijalankan pada data acak tersebut sepuluh ribu kali. Nilai tertinggi yang muncul dari data acak itulah yang menjadi ambang. Sebuah pola baru dianggap berarti jika melampaui ambang tersebut.

Ambangnya jauh lebih tinggi daripada yang biasa dipakai

Ukuran yang lazim dipakai di banyak tulisan ternyata dilewati oleh delapan puluh lima persen dari percobaan kami. Artinya ukuran itu praktis tidak menyaring apa pun. Ambang hasil pengacakan kami berada jauh di atasnya, dan naik seiring bertambahnya jumlah pola yang dicoba.

Ambang yang harus dilewati, dibandingkan ukuran yang lazim dipakai ambang kami ukuran lazim lebih baik lebih buruk

Ambang kami dihitung ulang untuk setiap keluarga pengujian dan naik seiring bertambahnya percobaan.

ambang null-maks — kenapa |t| ≥ 2 tak berguna
H₀: acak label hari, jaga autokorelasi ρ ≈ 0,76–0,85
permutasi dalam-tanggal
menggelembungkan statistik 4,5–5,4× → positif palsu
|t|ₖ₊ₖ = maks atas SELURUH varian, ambil persentil 95
hasil: 3,65 … 14,07 (bergantung keluarga uji)
85% dari 180 varian lolos |t| ≥ 2 — jadi jangan pakai itu
N-efektif = hari sinyal ÷ horizon (blok tak tumpang tindih)
jangan pakai n/(1+2Σρ) — pernah meledak jadi 25 juta
— buku kerja 06, hal. 2

Halaman buku kerja tim riset kami, salah satu dari ratusan catatan pengujian yang menjadi dasar angka di aplikasi.

Yang bertahan dan yang berhenti

Dari seratus dua puluh enam cara baca yang diuji, sebagian besar berhenti di tahap ini dan tidak pernah sampai ke aplikasi. Yang bertahan kemudian melewati tahap kedua: diamati kembali pada hari perdagangan yang benar-benar baru, di luar data yang dipakai saat menyusunnya. Selama tahap ini berlangsung, keadaan tersebut ditandai dalam pengujian di layar Anda.

Daftar yang tidak lolos adalah bagian paling dapat dipercaya dari sebuah riset.

Mengapa hal ini penting bagi Anda

Perbedaan antara alat yang menyaring dan alat yang tidak menyaring tidak terlihat pada hari yang baik. Perbedaannya terlihat pada bulan yang buruk, ketika pola yang sebenarnya hanya kebetulan berhenti bekerja. Penyaringan inilah yang membuat jumlah keadaan di aplikasi kami sedikit, dan itu memang disengaja.

Cara kami menguji

Seluruh langkah mengikuti Metode TAPAK: aturan dikunci sebelum data dilihat, saham dengan transaksi tipis disingkirkan memakai ukuran dari hari-hari sebelumnya, dan setiap klaim diuji ulang secara acak sepuluh ribu kali. Pengerjaannya dilakukan tim riset kuantitatif kami bersama praktisi pasar modal berpengalaman lebih dari dua dekade.

Lihat penerapannya di aplikasi Mulai Rp 50.000 sebulan

Temuan lain yang berkaitan

17 tahun catatan uang asing

Mengikuti asing ternyata bukan jaminan apa pun

Perilaku investor kecil

Broker terbesar di bursa ternyata bukan pemain besar

33 tahun riwayat harga

Membeli saat harga murah justru tertinggal selama tiga dekade

Gelombang pertama sedang dibuka

Seluruh riset ini berujung pada satu layar yang dapat Anda baca sepuluh menit setiap sore

Tanpa perlu memantau jam perdagangan, tanpa perpanjangan otomatis, dan tanpa nomor kartu.

Mulai Berlangganan Mulai Rp 50.000 sebulan