Arah modal asing dan arah harga kerap berjalan sendiri-sendiri. Ilustrasi.
Hampir setiap hari perdagangan, angka arus modal asing dikutip sebagai penjelasan atas naik atau turunnya harga. Kalimatnya nyaris seragam: asing masuk maka harga akan menguat, asing keluar maka harga akan melemah. Karena begitu sering diulang, pernyataan itu jarang diperiksa ulang.
Kami memeriksanya. Bahan yang kami pakai adalah tujuh belas tahun catatan arus modal asing sejak 2009 pada lebih dari seribu saham, disandingkan dengan riwayat harga tiga puluh tiga tahun. Pertanyaannya sederhana: bila hari ini asing membeli bersih dalam jumlah besar, apa yang terjadi pada harga saham tersebut satu bulan kemudian?
Hubungan antara arus modal asing hari ini dengan arah harga dua puluh hari berikutnya berada sangat dekat dengan nol. Mengetahui asing membeli atau menjual hampir tidak menambah kemampuan Anda menebak arah harga. Pada beberapa periode, hubungannya bahkan sedikit berlawanan: kelompok saham yang paling banyak dijual asing justru mencatat hasil yang lebih baik pada bulan berikutnya.
Gambaran bentuk temuan, bukan angka siap pakai. Selisih antarkelompok tipis dan tidak melewati ambang statistik yang kami tetapkan.
Halaman buku kerja tim riset kami, salah satu dari ratusan catatan pengujian yang menjadi dasar angka di aplikasi.
Ada dua sebab. Pertama, angka arus asing tersedia luas dan mudah dikutip, sehingga menjadi penjelasan praktis bagi pergerakan apa pun. Kedua, ingatan kita cenderung menyimpan kejadian yang cocok dengan dugaan dan melupakan yang tidak. Beberapa kali asing membeli lalu harga menguat sudah cukup mengukuhkan keyakinan, sementara puluhan kejadian sebaliknya berlalu tanpa dicatat.
Angka yang paling sering dikutip belum tentu angka yang paling banyak menjelaskan.
Sebagian arus yang tercatat sebagai asing sesungguhnya berasal dari modal lokal yang bertransaksi melalui perantara berlisensi asing. Ketika keduanya dipisahkan, gambarannya menjadi lebih jernih, meskipun tetap tidak cukup kuat untuk dijadikan penunjuk arah. Pemisahan inilah yang kami tampilkan pada halaman Uang Asing di dalam aplikasi.
Perlakukan arus asing sebagai keterangan, bukan sebagai alasan. Angka itu berguna untuk menjelaskan siapa yang bergerak pada suatu hari, dan tidak berguna untuk menebak ke mana harga akan pergi. Di aplikasi, kami menampilkannya persis dengan cara demikian.
Seluruh langkah mengikuti Metode TAPAK: aturan dikunci sebelum data dilihat, saham dengan transaksi tipis disingkirkan memakai ukuran dari hari-hari sebelumnya, dan setiap klaim diuji ulang secara acak sepuluh ribu kali. Pengerjaannya dilakukan tim riset kuantitatif kami bersama praktisi pasar modal berpengalaman lebih dari dua dekade.