S. Saham.click
Masuk Mulai BerlanggananBerlangganan
Tentang kami

Perusahaan ini lahir dari sebuah kerugian yang tidak kami pahami.

Bukan dari gagasan cemerlang, bukan dari modal besar. Dari satu posisi yang jatuh, dan satu pertanyaan yang tidak terjawab selama berbulan-bulan: sebenarnya siapa yang berada di seberang layar saat itu.

Bab satu

Dua puluh lima tahun terbiasa membaca angka

Pendiri kami menjalankan usahanya sendiri selama lebih dari dua dekade. Di dunia itu, setiap angka selalu dapat ditelusuri. Bila laba menipis, penyebabnya bisa dicari sampai ke satu baris pembelian. Bila barang menumpuk di gudang, alasannya ada di catatan penerimaan. Setiap angka punya asal-usul, dan setiap asal-usul punya nama.

Kebiasaan itu terbawa saat ia mulai membeli saham. Dan di sanalah kebiasaan itu tiba-tiba berhenti berlaku.

Bab dua

Nama saham itu datang dari sebuah percakapan

Bukan dari perhitungan. Dari percakapan, disebut dengan yakin, disertai alasan yang terdengar masuk akal. Harganya memang menguat pada hari-hari pertama, dan keyakinan itu terasa seperti sudah terbukti.

Lalu harganya berhenti menguat. Lalu melemah perlahan. Lalu melemah cepat.

Ia menahannya, seperti kebanyakan orang, karena menjual berarti mengakui. Ketika akhirnya dilepas, sebagian besar modal untuk posisi itu tidak kembali.

Yang paling mengganggu bukan besarnya kerugian, melainkan kenyataan bahwa ia tidak tahu apa pun tentang apa yang sesungguhnya terjadi.

Bab tiga

Lalu ia mulai menghitung sendiri

Alih-alih mencari bisikan berikutnya, ia mengerjakan sesuatu yang jauh lebih membosankan. Setiap malam setelah bursa tutup, catatan transaksi hari itu disalin ke dalam lembar hitung. Siapa yang membeli, siapa yang menjual, berapa banyak, pada harga berapa. Satu saham, lalu sepuluh, lalu ratusan.

Berbulan-bulan pekerjaan itu tidak menghasilkan apa-apa selain tumpukan angka dan buku catatan yang penuh. Sampai pola pertama muncul.

Lembar hitung dan buku catatan dari tahun-tahun pertama. Sebagian masih kami simpan.

Bab empat

Temuan pertama justru menyakitkan

Pola itu bukan tentang saham mana yang akan menguat. Pola itu tentang urutan.

Pada banyak kejadian yang tercatat, saham yang jatuh paling dalam justru saham yang paling ramai dibicarakan sesaat sebelumnya. Dan pada catatan transaksinya, pihak yang mengumpulkan diam-diam saat sepi sudah berpindah ke sisi penjual tepat ketika namanya mulai disebut di mana-mana.

Ia pernah berada di sisi yang keliru dari urutan itu tanpa menyadarinya. Sekarang urutan itu terlihat, hitam di atas putih.

Kerugian itu ternyata bukan kesialan. Itu tahap terakhir dari sebuah urutan yang sudah berjalan jauh sebelum ia mendengar namanya.

Bab lima

Dari catatan tangan menjadi arsip

Lembar hitung berubah menjadi arsip. Arsip berkembang menjadi puluhan tahun riwayat harga yang dibersihkan satu per satu, belasan tahun catatan pergerakan modal, dan bertahun-tahun catatan kepemilikan.

Ribuan rumus perhitungan yang beredar di berbagai perangkat dibedah dan dihitung ulang. Sebagian besar tidak bertahan ketika diuji dengan jujur, termasuk beberapa yang paling sering dikutip orang.

Tahap itu memakan waktu bertahun-tahun, dan hasilnya lebih banyak berupa gagasan yang harus dibuang daripada yang bertahan. Justru dari proses membuang itulah Metode TAPAK terbentuk.

Yang lahir dari kerugian itu

Tiga aturan yang tidak pernah kami langgar

01

Kami tidak akan menyuruh Anda membeli

Kerugian pertama itu datang dari mengikuti keyakinan orang lain. Kami tidak ingin menjadi keyakinan orang lain bagi siapa pun. Kami tunjukkan keadaannya, Anda yang memutuskan.

02

Angka yang tidak enak tetap kami tampilkan

Yang paling mahal dulu bukan kerugiannya, melainkan tidak mengetahui apa pun. Karena itu setiap keadaan selalu datang bersama dua sisi angkanya, termasuk sisi yang merugikan.

03

Yang belum lolos uji tidak kami pakai

Kami pernah memercayai sesuatu semata karena terdengar meyakinkan. Sekarang setiap gagasan harus melewati ambang yang kami tetapkan lebih dahulu sebelum boleh sampai ke layar Anda.

Hari ini

Tim kecil yang sengaja dijaga tetap kecil

Saham.click dikerjakan tim riset kuantitatif yang terbiasa menguji sebuah gagasan sampai gagasan itu patah, bersama praktisi pasar modal Indonesia yang sudah lebih dari dua dekade berada di dalamnya.

Kami memilih tetap kecil karena setiap angka yang muncul di layar Anda harus ada orang yang bertanggung jawab atasnya. Bila sebuah angka keliru, kami ingin tahu siapa yang menghitungnya dan mengapa.

Janji kami

Kami tidak menjanjikan keuntungan. Kami menjanjikan satu hal yang dulu tidak dimiliki pendiri kami: melihat apa yang sebenarnya terjadi, sebelum mengambil keputusan.

Mr. X Pendiri Saham.click

Nama saya tidak penting. Yang perlu Anda nilai adalah datanya.

Gelombang pertama sedang dibuka

Seluruh riset ini berujung pada satu layar yang dapat Anda baca sepuluh menit setiap sore

Tanpa perlu memantau jam perdagangan, tanpa perpanjangan otomatis, dan tanpa nomor kartu.

Mulai Berlangganan Mulai Rp 50.000 sebulan